DSCF2326

Liputan Kegiatan IPTEK bagi Masyarakat Prodi Biologi di Sekitar Pasar Ciputat

Pada bulan Juli 2012 lalu Prodi Biologi mendapatkan dana hibah kegiatan pengabdian masyarakat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Kegiatan yang diusulkan oleh Dewi Elfidasari, M.Si, Dr. Irawan Sugoro, M.S, dan Dr. Nita Noriko, MS tersebut mengusung judul “IPTEK bagi Masyarakat Sekitar Pasar Ciputat dalam Memanfaatkan Sampah Organik Pasar”. Kegiatan tersebut telah sukses dilaksanakan dari bulan Oktober 2012 hingga Januari 2013 di RT 003 / RW 009 Ciputat, Tangerang Selatan. Lokasi kegiatan program Pengabdian Masyarakat tersebut sangat dekat dengan Pasar Ciputat, salah satu tempat yang banyak dikeluhkan permasalahan sampahnya oleh warga sekitar.

Rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat terdiri dari sosialisasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, simulasi dan pelatihan pemilahan sampah dan pembuatan kompos, lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak bertema lingkungan, monitoring unit pengolahan sampah di rumah-rumah warga, serta penutupan. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibantu oleh mahasiswa-mahasiswa Biologi, yaitu Frenzysca Yuliani, Nissa Kamila, Salma Imanina, Imam Rosadi, Rani Triana, Nur Maulydia Zain, Mukti Ageng Wicaksono, Purwanty Rara Azura, Asri Utami Raharjo, dan Ahmad Jamaah Syar’i. Mereka telah sangat membantu terlaksananya kegiatan tersebut mulai dari tahap persiapan hingga penutupan.

Kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai tahap awal pengenalan program. Mahasiswa pelaksana program IbM ini memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, teknik pembuatan kompos organik, serta manfaat yang dapat diperoleh dari pengolahan sampah bagi lingkungan sekitar. Warga di sekitar Pasar Ciputat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut mengingat selama ini belum pernah ada penyuluhan semacam itu.

 

Pada saat simulasi, tim pelaksana IbM beserta warga langsung terjun ke lapangan untuk mempraktikkan cara-cara pemilahan sampah dan pembuatan kompos organik.

 

Lomba menggambar dan mewarnai diselenggarakan untuk menanamkan kesadaran cinta lingkungan kepada anak sejak usia dini. Selain lomba, tim pelaksana IbM juga memberikan dongeng edukasi dengan alat peraga boneka untuk menyampaikan pesan-pesan bertema lingkungan. Cara ini cukup efektif untuk mengajak anak menjaga lingkungan dimulai dari hal yang kecil.

 

Acara penutupan adalah puncak dari seluruh rangkaian kegiatan IbM. Pada saat penutupan dilakukan review serta pengumuman blok terbaik yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan IbM dengan antusias. Selain itu  ada penyerahan bibit pohon dari Balai Lingkungan Hidup kepada warga sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan apresiasi dari warga sekitar